UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL-PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI-KAMPUS ITBI MILENIAL
Nama: falensius mendrofa
Kelas: pagi
Jurusan: Teknik industri
Jawaban:
1. Sebutkan dan jelaskan paling tidak 3 perbedaan antara ranah engineering dan science?
Jawaban:Scientist itu mempelajari tentang alam/dunia sekitar kita, dan berusaha untuk menemukan/merumuskan fenomena alam/dunia sekitar kita tersebut, sehingga fenomena alam/dunia sekitar kita menjadi lebih predictable
Engineers itu menciptakan atau membangun sesuatu yang baru, sehingga lebih memberikan manfaat
2.tugas pokok seorang insinyur teknik industri
1. Menciptakan budaya teknologi dan memeihara etika profesi agar para insinyur selalu menjaga integritas dan akuntabilitas publiknya
2. Membina dan mengembangkan kerjasama dengan lembaga legilasi, pemerintah perguruan tinggi, lembaga riset industri, dan dunia usaha, mengenai hal yang di butuhkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembinaan profesi keinsiyuran
3. Membina dan mengembangkan kerjasama dengan asosiasi keinsinyuran dalam negeri maupun negara lain baik secarabilateral maupun multilateral
4. Membina dan mengembangkan kemampuan/kompetensi pofesional para insinyur secara terus menerus agar senantiasa sesai dengan prinsip dan standar kerja profesional yang berlaku secara internasional
5. Memprjuangkan aspirasi dan melindungi keentingan para ins inyur agar hak dan kewajiban profesionalnya dapat terpenuhi dalam rangka berperan serta aktif dalam pembangunan nasional.
3.PERANAN PROFESI INSINYUR
Insinyur adalah orang yang berprofesi dalam bidang keteknikan, dengan kata lain insinyur adalah orang-orang yang menggunakan pengetahuan ilmiah untuk menyelesaikan masalah praktis menggunakan teknologi di indonesia dahulu istilah ini digunakan sebagai gelar akademik seorang sarjana di bidang keteknikan yang lulus dari perguruan tinggi (tidak tertutup digunakan oleh lulusan perguruan tinggi pada bidang pertanian, kehutanan, perikanan, bahkan kadang digunakan oleh bidang sains terapan, dll). Namun setelah muncul gelar akademik Sarjana Teknik (S.T.), gelar Insinyur (Ir.) tidak lagi digunakan oleh perguruan tinggi sebagai gelar akademik melainkan sebagai gelar profesi. Gelar Insinyur (Ir.) dinaikkan statusnya menjadi gelar profesi sebagaimana gelar profeksi dokter (dr.), dokter gigi (drg.), bidan (Bd.) ners (Ns.), apoteker (Apt.), dan akuntan (Akt.).
Dengan kata lain, saat ini tidak semua lulusan perguruan tinggi yang bergelar ST langsung berhak disebut sebagai Insinyur. Profesi Insinyur diatur oleh Undang-Undang No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran menyebutkan bahwa insinyur adalah seseorang yang mempunyai gelar profesi di bidang keinsinyuran. Untuk memperoleh gelar profesi Insinyur, seseorang harus lulus dari Program Profesi Insinyur. Syarat untuk dapat mengikuti Program Profesi Insinyur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
A. Sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik, baik lulusan perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri yang telah disetarakan; atau
B. Sarjana pendidikan bidang teknik atau sarjana bidang sains yang disetarakan dengan sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik melalui program penyetaraan.
Persatuan Insinyur Indonesia, yang disingkat PII, adalah organisasi wadah berhimpun Insinyur yang melaksanakan penyelenggaraan Keinsinyuran di Indonesia. Gelar profesi Insinyur (disingkat Ir.) diberikan oleh perguruan tinggi penyelenggara Program Profesi Insinyur yang bekerja sama dengan kementerian terkait dan PII. Hampir semua program pendidikan insinyur (engineering) berkonsentrasi pada disiplin teknik spesifik beserta pelajaran matematika dan sains. Beberapa program juga menyertakan ilmu ekonomi, ilmu sosial kemanusiaan, dan lain-lain.
Seorang insinyur dapat bekerja dalam hal desain dan pengembangan, pengujian, proses produksi, atau perawatan. Insinyur yang bekerja di pabrik, memiliki peran mengawasi proses produksi, menentukan penyebab kerusakan alat, dan menguji produk untuk menjaga kualitas. Selain itu, seorang insinyur juga memperkirakan waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek. Dalam bidang penjualan, seseorang dengan latar belakang insinyur bertugas membantu perencanaan, instalasi, dan penggunaan produk. Dalam pekerjaannya, insinyur menggunakan komputer secara ekstensif. Komputer digunakan untuk merancang dan menganalisa desain, simulasi dan pengujian kerja mesin, struktur, atau sistem. Insinyur juga menggunakan komputer untuk memantau kualitas produk dan menjaga efisiensi proses.
Peran Insinyur Industri
Seiring dengan berkembangnya iklim bisnis yang semakin bebas, perusahaan dituntut untuk mempertajam strategi bisnisnya agar dapat bertahan dalam dunia persaingan yang semakin ketat. Strategi yang tepat adalah dengan menghasilkan produk yang dapat memberikan nilai tambah baik dari segi manfaat maupun dari segi kualitas. Untuk itu, diharapkan para insinyur industri dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan produk dan rekayasa produk biasa dengan melakukan inovasi serta memodifikasi produk yang sudah ada saat ini.
Contoh kasus yang diambil yaitu perusahaan Magnavox's yang memproduksi baterai oksida merkuri. Perusahaan ini memulai bekerja untuk mengembangkan produk baterai sekitar dua belas tahun yang lalu. Para insinyur berpendapat bahwa sesuatu yang begitu sederhana seperti baterai ini hanya perlu kompetitif, namun dari tim rakayasa desain tidak mau mendengarkan evaluasi usulan meraka. Ini menimbulkan indikasi permasalahan antara dua kelompok yang beraklibat saling mendorong toleransi lebih antara dua kelompok dan apresiasi terhadap masing-masing yang ada di dua departemen.
Hambatan paling besar yang berpengaruh dalam pengembangan produk baru adalah dari segi biaya. Sering kali estimasi biaya ketika membuat produk baru atau modifikasi produk lama yang dimasukkan ke dalam proses produksi, para insinyur industri lebih menekankan toleransi dari segi listrik, mekanik, dan kimia. Sedangkan, tim insinyur desain rekayasa biasanya berdiri menepuk dan menolak untuk bergerak, tapi dilihat sisi baiknya hanya bisa menambah probabilitas dan possibilities. Untuk solusi jawaban spesifik pemecahan masalah dalam setiap perusahaan adalah mustahil. karena setiap perusahaan berbeda-beda menyajikan serangkaian masalah sehingga membutuhkan solusi khusus.
Solusi yang bisa dipilih untuk permasalahan ini yang pertama adalah bagaimana cara untuk mengamankan jasa insinyur industri, dengan cara mengintegrasikan teknik industri ke dalam produk atau desain teknik adalah menempatkan insinyur industri di tim proyek. untuk memperoleh manfaat maksimal dari prosedur ini. Daripada mempekerjakan orang dari luar tidak akan cukup membantu, dengan alasan sederhana bahwa tidak tahu permasalahan perusahaan dan tidak memiliki hubungan baik dengan departemen teknik industri yang ada. Cara lain adalah memiliki chief engineer Industri yang menetapkan insinyur industri sebagai dasar tim proyek kunci dalam desain dan rekayasa pengembangan, baik dalam waktu penuh atau paruh waktu.
Ada kecenderungan perluasan untuk memperkenalkan insinyur industri baik ke labroratorium penelitian dan pengembangan serta dalam rekayasa produk. Perusahaan yang mengambil langkah ini telah menemukan diri mereka sangat senang dengan situasi dan puas untuk mengambil langkah ini. Maka kesimpulan yang bisa saya ambil dengan ingin memasukkan rencana lebih lanjut untuk memahami lebih lanjut antara karakteristik dari tim insinyur desain dan insinyur industri. Sehingga ditemukan masalah serius yang menjadi penghalang dalam pengembangan produk, tetapi jika dapat dipecahkan masalahnya maka hasil nantinya akan memberikan keuntungan antara kedua belah pihak dan perusahaan tentunya.
4.Jelaskan apakah peran and fungsi informasi itu bagi seorang insinyur Teknik Industri ?Untuk mempermudah dalam insiyur teknik industri untuk mengambil keputusan karena informasi itu sangat dibutuhkan
5.jawaban:
Apa itu OPERATION PROCESS CHART (Definisi penjelasan OPC)
OPERATION PROCESS CHART (OPC)
Definisi OPC
Operation Process Chart adalah diagram yang menggambarkan langkah-langkah proses pengerjaan material, mulai dari bahan baku (material) hingga menjadi komponen atau produk jadi.
OPC memuat informasi-informasi yang diperlukan untuk analisis lebih lanjut:
waktu yang dihabiskan, material yang digunakan, dan tempat atau mesin yang dipakai untuk memproses material. Jadi, dalam suatu Operation Process Chart yang dicatat hanyalah kegiatan-kegiatan operasi dan pemeriksaan, terkadang pada akhir operasi dicantumkan kegiatan penyimpanan.
Manfaat OPC
1. Untuk mengetahui kebutuhan mesin dan penganggarannya,
2. Untuk memperkirakan kebutuhan bahan baku,
3. Salah satu alat untuk menentukan tataletak pabrik,
4. Salah satu alat untuk melakukan perbaikan cara kerja yang sedang berlaku, dan
5. Sebagai alat untuk latihan kerja.
Prinsip-prinsip Penyusunan OPC
1. Pada baris paling atas terdapat kepala peta “Operation Process Chart”, dan identifikasi lain: nama objek yang dipetakan, nama pembuat peta, tanggal dipetakan, cara lama atau cara sekarang, nomor peta, dan nomor gambar.
2. Material yang akan diproses diletakkan di atas garis horizontal, untuk menunjukkan bahwa material tersebut masuk ke dalam proses.
3. Lambang-lambang ditempatkan dalam arah vertikal, yang menunjukkan terjadinya perubahan proses.
4. Penomoran terhadap suatu kegiatan operasi diberikan secara berurutan, sesuai dengan urutan operasi yang dibutuhkan untuk pembuatan produk tersebut, atau sesuai dengan proses yang terjadi.
5. Penomoran terhadap suatu kegiatan inspeksi diberikan secara tersendiri dan prinsipnya sama dengan penomoran untuk kegiatan operasi.
6. Pada bagian bawah OPC dibuat ringkasan yang memuat informasi: jumlah operasi, jumlah inspeksi, serta jumlah waktu yang diperlukan.
Secara sketsa, prinsip-prinsip pembuatan OPC dapat dilihat pada Gambar 5. Berikut ini
penjelasan untuk tiap proses operasi yang digunakan pada OPC.
6. jawaban:
Perbedaan OPC dengan FPC
Operation Process Chart
OPC (Operation Process Chart) adalah diagram yang menggambarkan langkah-langkah proses pengerjaan material, mulai dari bahan baku(material) hingga menjadi komponen atau produk jadi.
fungsi OPC bagi insinyur:
1. Untuk mengetahui kebutuhan mesin dan penganggrannya
2. Agar bias memperkirakan kebutuhan bahan baku
3. Alat untuk menentukan tata letak pabrik
4. Alat untuk melakukan perbaikan cara kerja yang sedang berlaku
perbedaan OPC dan FLOW Process Chart :
1. Peta aliran proses memperlihatkan semua aktivitas-aktivitas dasar termasuk transportasi, menunggu dan penyimpanan. Sedangkan peta proses terbatas pada operasi dan pemeriksaan saja
2. Peta aliran proses menganalisa setiap komponen yang diproses secara lebih lengkap dibandingkan peta proses operasi
3. Peta aliran proses tidak bisa digunakan untuk menggambarkan proses perakitan secara keseluruhan
4. Peta aliran proses hanya menggambarkan dan digunakan untuk menganalisa salah satu komponen dari produk yang dirakit
7.jawaban:This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. Learn more

Komentar
Posting Komentar